An Old Man and His Dog0

Posted by Administrator in A (Thursday July 19, 2007 at 8:57 pm)

Author: Unknown

An old man and his dog were walking down this dirt road with fences on both sides, they came to a gate in the fence and looked in, it was nice – grassy, woody areas, just what a ‘huntin’ dog and man would like, but, it had a sign saying ‘no trespassing’ so they walked on.

They came to a beautiful gate with a person in white robes standing there. “Welcome to Heaven” he said. The old man was happy and started in with his dog following him.

The gatekeeper stopped him. “Dogs aren’t allowed, I’m sorry but he can’t come with you.” “What kind of Heaven won’t allow dogs? If He can’t come in, then I will stay out with him. He’s been my faithful companion all his life, I can’t desert him now.

” “Suit yourself, but I have to warn you, the Devil’s on this road and he’ll try to sweet talk you into his area, he’ll promise you anything, but, the dog can’t go there either. If you won’t leave the dog, you’ll spend Eternity on this road ” So the old man and dog went on.

They came to a rundown fence with a gap in it, no gate, just a hole. Another old man was inside. “Excuse me Sir, my dog and I are getting mighty tired, mind if we come in and sit in the shade for awhile?” “Of course, there’s some cold water under that tree over there. Make yourselves comfortable ”

“You’re sure my dog can come in? The man down the road said dogs weren’t allowed anywhere.” “Would you come in if you had to leave the dog?” ” No sir, that’s why I didn’t go to Heaven, he said the dog couldn’t come in. We’ll be spending Eternity on this road, and a glass of cold water and some shade would be mighty fine right about now. But, I won’t come in if my buddy here can’t come too, and that’s final. ”

The man smiled a big smile and said “Welcome to Heaven.”
“You mean this is Heaven? Dogs ARE allowed? How come that fellow down the road said they weren’t?”

“That was the Devil and he gets all the people who are willing to give up a life long companion for a comfortable place to stay. They soon find out their mistake, but, then it’s too late. The dogs come here, the fickle people stay there. GOD wouldn’t allow dogs to be banned from Heaven. After all, HE created them to be man’s companions in life, why would he separate them in death?”

Moral Lesson:
Human beings always SUSPECT that God has the same way of thinking as us, such as God will kick an animal. God will take side to one religion, God will punish those who don’t worhip God the way one religion teaches, etc. In the reality, who knows? Only heaven knows.

APAKAH DOA MENGUBAH SESUATU ?31

Posted by Administrator in A (Sunday May 20, 2007 at 12:57 pm)

Mereka mengatakan bahwa doa mengubah sesuatu, tetapi apakah doa SUNGGUH dapat mengubah segala sesuatu ?
Ya! DOA SUNGGUH DAPAT MENGUBAH SEGALA SESUATU!

Apakah doa dapat mengubah suatu keadaan secara tiba-tiba ?
Tidak, tidak selalu, tetapi doa akan mengubah caramu memandang situasi tersebut!

Apakah doa mengubah kondisi keuanganmu dimasa depan?
Tidak, tidak selalu, tetapi doa akan mengubah kepada siapa engkau berharap untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari!

Apakah doa mengubah hati yang hancur atau tubuh yang rusak ?
Tidak, tidak selalu, tetapi doa akan mengubah sumber kekuatan dan sumber penghiburanmu!

Apakah doa mengubah apa yang kau butuhkan dan inginkan ?
Tidak, tidak selalu, tetapi doa akan mengubah kebutuhanmu menjadi sesuai dengan keinginan Tuhan!

Apakah doa mengubah caramu melihat dunia?
Tidak, tidak selalu, tetapi doa akan mengubah dengan mata siapa kau akan melihat dunia!

Apakah doa mengubah penyesalanmu di masa lalu?
Tidak, tidak selalu, tetapi doa akan mengubah harapanmu di masa depan!

Apakah doa mengubah orang-orang disekitarmu ?
Tidak, tidak selalu, tetapi doa akan mengubahmu-masalah tidak selalu terletak dalam diri orang-orang disekitarmu!

Apakah doa mengubah hidupmu dengan cara yang tidak dapat kau jelaskan?

Oh, ya, selalu! dan Doa akan benar- benar mengubah seluruh dirimu!

Apakah doa sungguh mengubah segala sesuatu ?
YA, doa sungguh mengubah segala sesuatu.

Anak Anjing10

Posted by Administrator in A (Tuesday January 30, 2007 at 9:22 am)

Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menarik bagi anak-anak kecil, “dijual anak anjing”. Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya “Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?”

Pemilik toko itu menjawab, “Harganya berkisar antara 30 – 50 Dollar.”

Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, “Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?”

Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya. Tak lama dari kandang aning munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang.

Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu. Tanyanya, “Kenapa dengan anak anjing itu?

Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.

Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “Aku beli anak anjing yang cacat itu.”

Pemilik toko itu menjawab, “Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu.”

Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Aku tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak anjing itu.”

Tetapi lelaki itu menolak, “Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak anjing lainnya.”

Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya.”

Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata, “Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau.”

Bahkan mereka yang cacat pun mempunyai nilai yang sama dengan mereka yang normal……………

Next Page »
 
 

Switch to our mobile site