Untuk Mereka Yang Butuh Satu Senyuman0

Posted by Administrator in U (Sunday January 21, 2007 at 8:23 pm)

Ini adalah waktu sepanjang tahun dimana banyak orang menjadi begitu depresi kala melalui kehidupan mereka. Beberapa memutuskan bahwa kehidupan sendiri menjadi begitu sulit. Jembatan Golden Gate di AS adalah lokasi utama dunia yang menjadi tempat orang melakukan bunuh diri. Setiap dua minggu, rata-rata, seseorang mengakhiri hidupnya disini. Paling tidak 1200 orang melompat atau ditemukan terapung di air sejak jembatan dibuka pada tahun 1937, termasuk diantaranya Roy Raymond, pendiri perusahaan pakaian dalam terkenal Victoria Secret, pada tahun 1993. Ada juga Duane Garret, pengumpul dana bagi partai Demokrat AS yang adalah sahabat Al Gore pada tahun 1995.

Dr. Jerome Motto punya satu pasien yang melompat di jembatan ini pada pertengahan tahun tujuh puluhan. Dr. Jerome yang menjadi tempat konsultasi pasien ini segera pergi ke apartemen korban : “Saya pergi ke apartemen pria ini dibelakang petugas medis. Pria ini (pasiennya) berusia 30-an, tinggal seorang diri dengan apartemen indah namun kosong. Dia menulis satu catatan dan meninggalkannya di lemari pakaiannya. Surat itu berkata : “Saya akan berjalan ke jembatan. Jika ada satu orang tersenyum pada saya disepanjang jalan, saya tidak akan melompat”.

Wow – hanya satu hadiah kecil yang ia butuhkan. Berapa banyak orang yang ia temui sepanjang hari?. Bagaimana jika saya menjadi salah satu dari antara mereka?. Tidak butuh uang untuk memberi seseorang satu hadiah yang paling berharga di musim yang sulit ini. Perhatikanlah sekeliling anda, khususnya selama situasi yang sulit ini. Berikan hadiah pada mereka berupa satu senyum – sepuluh kali setiap hari.

Senyum anda amat berarti – Untuk mereka yang butuh senyuman.

Dari: Dan Miller.

Untuk Kita Renungkan0

Posted by Administrator in U (Thursday November 30, 2006 at 5:34 pm)

Kita punya gedung-gedung tinggi, tapi kesabaran yang rendah…
jalan-jalan yang lebar, tapi pandangan yang sempit….
banyak membelanjakan uang, tapi barang yang didapat semakin sedikit…
membeli lebih banyak, tapi kurang menikmatinya…

rumah besar, tetapi anggota keluarga yang lebih sedikit…..
kenyamanan yang lebih, tapi kurang waktu untuk menikmatinya….
banyak ahli, tetapi lebih banyak persoalan lagi persoalan yang muncul….
lebih banyak obat, tetapi kurangnya kesejahteraan…

kita melipatgandakan harta benda, tetapi mengurangi nilainya…
kita bicara terlalu banyak….tetapi jarang mencintai…dan lebih banyak
membenci….

kita belajar bagaimana harus hidup, tetapi bukan kehidupan yang sesungguhnya….

menambahkan tahun demi tahun kehidupan kita, tapi bukan makna kehidupan pada tahun-tahun kehidupan kita ….

kita telah ke bulan bolak-balik, tapi begitu sulit menyeberangi jalan menemui tetangga baru….

kita telah menaklukkan angkasa luar, tetapi belum bisa menaklukkan nafsu di dalam diri….

kita membersihkan udara dari polusi, tapi mengotori jiwa….

kita telah memecahkan atom dan molekul, tapi belum prasangka-prasangka buruk kita…

kita memiliki pendapatan yang lebih tinggi, tapi moral yang lebih rendah….

kuantitas (jumlah) bertambah, tapi kualitas menurun….

orang-orang semakin jangkung (tinggi), tetapi karakter rendah…

keuntungan yang begitu tajam (banyak), tetapi hubungan antar manusia yang semakin dangkal….

perdamaian dunia, tapi pertengkaran di dalam keluarga…
banyak waktu senggang, tapi kurangnya kegembiraan…
banyak ragam makanan, tapi kurangnya nilai gizi…..

banyak rumah berpenghasilan dari dua sumber, tapi lebih banyak perceraian….

atau rumah-rumah yang lebih mewah dan indah, tapi rumah tangga-rumahtangga yang retak….

banyak yang dipamerkan, tetapi sebenarnya persediaannya tidak ada….

Ingatlah, gunakan waktu bersama orang-orang yang Anda cintai, karena mereka tidak selamanya akan berada di sekitar kita……

Katakanlah kata-kata yang enak didengar pada anak-anak Anda, karena akan tiba saatnya mereka tumbuh dewasa lalu meninggalkan Anda….

Berikanlah pelukan hangat kepada pasangan hidup Anda, karena hanya itulah harta yang dapat Anda berikan dengan hati Anda dan Anda tidak usah mengeluarkan satu sen pun karenanya….

Katakanlah: “Aku cinta padamu” kepada partner hidup Anda dan kepada orang-orang yang Anda cintai, tetapi terlebih-lebih, bersungguh-sungguhlah dalam mencintai….

Sebuah ciuman dan sebuah pelukan yang tulus akan menyembuhkan luka hati…..

Bergandengan tanganlah dan ingatlah saat-saat bahagia itu karena suatu hari orang yang kita cintai itu akan pergi…..

Berilah waktu untuk mencintai….
untuk bicara….
untuk membagikan pengalaman-pengalaman
dan pemikiran-pemikiran yang berharga…

———————————————————-

Marilah kita membangun dunia yang lebih baik….
mulailah dari hal-hal yang kecil….
mulailah dari diri sendiri….
dengan niat dan cara yang baik….
mulailah sekarang juga…dan terus…dan terus…
sampai nanti saatnya DIA memanggil kita…..
untuk bersamaNYA di rumah bahagia….
kekal selama-lamanya…..
Teriring salam kasih dan sejahtera untuk semua…..

Unconditional Love0

Posted by Administrator in U (Friday November 17, 2006 at 2:16 pm)

Astory is told about a soldier who was finally coming home after havingfought in Vietnam. He called his parents from San Francisco.

“Mom and Dad, I’m coming home, but I’ve a favor to ask. I have a friend I’d like to bring home with me.”

“Sure,” they replied, “we’d love to meet him.”

“There’ssomething you should know the son continued, “he was hurt pretty badlyin the fighting. He stepped on a land mind and lost an arm and a leg.He has nowhere else to go, and I want him to come live with us.”

“I’m sorry to hear that, son. Maybe we can help him find somewhere to live.”

“No, Mom and Dad, I want him to live with us.”

“Son,”said the father, “you don’t know what you’re asking. Someone with sucha handicap would be a terrible burden on us. We have our own lives to live, and we can’t let something like this interfere with our lives. It hink you should just come home and forget about this guy. He’ll find away to live on his own.”

Atthat point, the son hung up the phone. The parents heard nothing more from him. A few days later, however, they received a call from the SanFrancisco police. Their son had died after falling from a building,they were told. The police believed it was suicide. The grief - stricken parents flew to San Francisco and were taken to the city morgue toidentify the body of their son. They recognized him, but to their horror they also discovered something they didn’t know, their son had only one arm and one leg.

The parents in this story are like many of us. We find it easy to love those who are good-looking or fun to have around, but we don’t like people who inconvenience us or make us feel uncomfortable. We would rather stay away from people who aren’t as healthy, beautiful, or smartas we are. Thankfully, there’s someone who won’t treat us that way.Someone who loves us with an unconditional love that welcomes us intothe forever family, regardless of how messed up we are.

Tonight,before you tuck yourself in for the night, say a little prayer that Godwill give you the strength you need to accept people as they are, and to help us all be more understanding of those who are different from us!!!

There’sa miracle called Friendship That dwells in the heart You don’t know how it happens Or when it gets started But you know the special lift It always brings And you realize that Friendship Is God’s most precious gift!

Friends are a very rare jewel, indeed. They make you smile and encourage you to succeed They lend an ear, they share a word of praise, and they always want to open their hearts to us.

Next Page »