Why people in love not always marriage to each other…0

Posted by Administrator in W (Monday June 19, 2006 at 11:48 am)

…Benarkah menikah didasari oleh kecocokan? Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng..kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah…(That simple?)

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.

Kecocokan minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?

Menikah adalah proses pendewasaan, dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya. Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya?

Harus ada komunikasi dua arah, ada kerelaan mendengar kritik, ada keikhlasan meminta maaf, ada ketulusan melupakan kesalahan, dan keberanian untuk mengemukakan pendapat.

Sekali lagi menikah bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan

Menikah adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil

Menikah adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana ciuman, pelukan, dan hubungan cinta yang berkepanjangan hanyalah bunga

Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa, bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama…

Menikah adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami orang lain… Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup ?

Menikah sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk menerima dan memaafkan

WHAT IF GOD STOPS LOVING YOU0

Posted by Administrator in W (Monday June 19, 2006 at 11:41 am)

What if,
GOD couldn’t Take the Time to Bless Us Today because We couldn’t Take the Time to Thank Him Yesterday?

What if,
GOD Decided to Stop Leading Us Tomorrow because We Didn’t Follow Him Today?

What if,
We never Saw Another Flower Bloom because We Grumbled when GOD Sent the Rain?

What if,
GOD didn’t Walk with Us Today because We Failed to Recognize It as His Day?

What if,
GOD Took away the Bible Tomorrow because We would not Read It Today?

What if,
GOD Wook away His Message because We Failed to Listen to the Messenger?

What if,
GOD didn’t Send His only Begotten Son because He Wanted Us to be Prepared to Pay the Price for Sin.

What if,
the Door of the Church was Closed because We did not Open the Door of Our Heart?

What if,
GOD Stopped Loving and Caring for Us because We Failed to Love and Care for Others?

What if,
GOD would not Hear Us Today because We would not Listen to Him Yesterday?

What if,
GOD Answered Our Prayers the Way We Answer His Call to Service?

What if,
GOD Met Our Needs the Way We Give Him Our Lives???

WARNA KASIH YANG INDAH0

Posted by Administrator in W (Monday June 19, 2006 at 11:05 am)

Apakah warna kulit Tuhan

Tanya anak berkulit sangat bersih
Apakah Ia putih sepertiku,
Apakah Ia berambut terang ?

Apakah Tuhan berkulit gelap sepertiku,
Tanya anak berkulit keemasan
Apakah rambutnya gelap dan keriting,
Apakah matanya hitam atau biru

Kurasa Tuhan berkulit merah sepertiku,
Terdengar si anak Indian berkata
Ia mengenakan mahkota bulu,
Dan mengubah malam kita menjadi siang

Masing-masing kita tahu Tuhan ada di sana,
Dalam segala warna di atas
Tetapi ketahuilah, bahwa warna Tuhan sesungguhnya,
Adalah warna kasih yang indah

Maka saat jiwamu sampai di surga
Saat hidupmu mencapai batas akhirnya
Ia akan menunggu, kepadamulah
‘kan diulurkan tanganNya.

Takkan ada warna di surga,
Semuanya akan sama.
Engkau hanya akan dinilai dari perbuatanmu di dunia,
Bukan dari warnamu atau namamu.

Maka bila waktumu tiba,
Dan kau menjumpai Tuhan di surgaNya di atas
Akan kau lihat satu-satunya warna yang ada,
Warna kasih yang indah.

Arnold (Sparky) Watts

« Previous PageNext Page »